Subang, Metrobuana – Warga di dua desa masing masing Desa Kosambi dan Simpar mengeluhkan adanya aktifitas kandang ayam milik perorangan yang selama ini dinilai sebagai penyebab bau dan serangan binatang lalat masuk ke pemukimannya.

Padahal lokasi kandang ayam pedaging yang dikeluhkan warga itu berada di ujung Kampung Babakan Welit Desa Jati Kecamatan Cipunagara.
Seorang warga menuturkan, keberadaan bangunan kandang ayam yang berdiri di atas lahan milik PJT itu sudah beroperasi lama. Selama ini kata warga, selain keberadaan kandang ayam itu sebagai penyebab polusi bau , juga sebagai biang berjamurnya populasi binatang lalat yang masuk ke rumah rumah warga .


” Pokoknya tiapkali kandang ayam itu panen, maka saat itu mulai jutaan binatang lalat masuk ke rumah rumah warga sekitar kandang “. Keluh seorang warga yang minta indentitasnya dirahasiakan
Sejak mengalami kondisi lingkungan pemukiman yang tidak sehat itu katanya, warga sejak beberapa bulan lalu melaporkan ke bupati Reynaldy melalui akun Media Sosial ‘Lapor Kang Rey’, namun sampai sekarang harapan warga ke pemerintah agar keberadaan kandang ayam itu ditutup tidak ada tindak lanjutnya . ‘ Mudah mudahan bupati kang rey terakhir kalinya warga melapor segera memerintahkan aparat di bawahnya untuk segera menutup usaha ayam pedaging di kandang yang diduga tidak berijin alias ilegal di wilayah desa kami’ Harapnya.
Hingga berita ini ditayangkan pemilik kandang ayam yang dikeluhkan warga itu belum berhasil ditemui media untuk dikonfirmasi .
Sementara itu Camat Cipunagara, Aris saat dihubungi melalui sambungan telephone pribadinya Rabu ( 25/2-2026) membenarkan adanya aduan warga beberapa bulan lalu ke Bupati melalui akun Medsos Lapor Kang Rey terkait keberadaan kandang ayam itu. Menurutnya , sejak adanya pengaduan itu pihak Dinas Peternakan sudah turun ke lokasi . ‘ Jika sekarang ada pengaduan warga lagi soal keberadaan kandang ayam itu , sekarang pun kami akan bergerak langsung ‘. Ujar Camat ( DM)