Subang, Metrobuana Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP, didampingi Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S. Si., M.M hadiri RUP Serentak Tahun 2026 dan Sosialisasi Pengetahuan PBJ Kepada KPA Yang Melaksanakan Tugas Sebagai PPK lingkup Penerintah Daerah Kabupaten Subang, pada Kamis (12/02) di Aula Oman Sahroni.
Plt Kepala Bagian UKPBJ Ir. Bambang Supalar, ST.,M.Si dalam laporannya menuturkan Sistem Informasi Rancangan Umum Pengadaan dilakukan untuk mendukung kebutuhan keterbukaan informasi publik. “Mendukung keterbukaan informasi dan pemenuhan kebutuan publik akan informasi pembangunan. RUP wujud prinsip pengadaan dan bagian keterbukaan informasi publik sehingga masyarakat bisa melihat langsung pemgadaan di apliasi SIRUP.” Bambang menambahkan hingga 11 Februari pukul 20.00 proses input SIRUP Pemerintah Daerah Kabupaten Subang telah mencapai 100% dengan nilai lebih dari 650 Milyar. Capaian tersebut menegaskan posisi Kabupaten Subang di nomor 4 di Jawa Barat dalam Indeks Tata Kelola Pengadaan. Dalam acara tersebut dilaksanakan penyerahan penghargaan atas pengelolaan barang dan jasa terbaik di Kabupaten Subang dengan penerima anugerah adalah: Ketegori OPD: 1. Dinas Perikanan; 3. Dinas Ketahanan Pangan; 3. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kategori Kecamatan: 1. Kecamatan Subang; 2. Kecamatan Kalijati; 3. Kecamatan Sukasari. Kategori Puskesmas: 1. Puskesmas Rancabango; 2. Puskesmas Tanjungsiang; 3. Puskesmas Karanganyar. Membuka sambutannya Kang Rey menegaskan angka 100% dalam input SIRUP adalah wujud nyata Ngabret dan perbaikan dalam berbagai aspek di Kabupaten Subang. “Biasanya nunggu bulan 3 atau 4 bisa 100%. Alhamdulillah Ngabret ini bukan hanya slogan. Ini komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Subang melakukan perbaikan di berbagai lini,” Kang Rey menyampaikan pengumuman RUP wajib dilakukan secara terbuka melalui aplikasi SPSE/SIRUP setelah APBD disepakati sebagai wujud good governance sehingga masyarakat bisa secara langsung menjadi pengontrol bagi setiap kebijakan. “Ini adalah bentuk komitmen kita dalam menciptakan pengadaan yang transparan, kompetitif, dan akuntabel. Jadi untuk masyarakat hari ini semua proses bisa dilihat langsung dan menjadi kontrol bagi kami untuk melakukan pekerja.” Tutup Kang Rey. (Reza/Prokompim_Red)

\ Get the latest news /