Subang, metrobuana.co.id – Benarkah penyebab terjadinya Defisit Anggaran berjalan Pemkab Subang mencapai Rp 185 Milyar di Tahun 2022 ini, salahsatunya akibat bupati H Ruhimat me mutasi kan  sosok H Ahmad Sobari dari jabatan  sebelumnya Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)  menjadi Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum (Asda) Sekretariat Daerah kabupaten Subang  , di awal Februari 2022 lalu ??.

Beragam pendapat dari sejumlah kalangan masyarakat subang itu kian menyeruak soal penyebab terjadinya defisit anggaran  Pemkab Subang Tahun 2022 itu. Salahsatunya disampaikan Ketua Peradi Subang , Endang Supriadi, yang menyoal  tindakan bupati H Ruhimat memutasikan H Ahmad Sobari dari jabatan sebelumnya kepala Bapenda menjadi pejabat Asda di awal Februari 2022 lalu, diduga menjadi titik awal bakal terjadinya persoalan defisit anggaran di tahun 2022 ini.

‘ Saya ingat betul saat Februari lalu , Kepala Bapenda Ahmad Sobari ujug ujug dimutasikan oleh bupati H Ruhimat menjadi pejabat Asda Bidang Administrasi Umum. Padahal sosok Ahmad Sobari sangat ahli keuangan sejak jaman bupati H Rohimat, Bupati Eep Hidayat, Bupati Ojang , Bupati Imas . Heran kenapa jaman bupati H Ruhimat   Sosok Ahmad Sobari  dijadikan Asda yang bukan ahlinya ?. Makanya saya sudah memprediksi kondisi keuangan subang  Tahun 2022 , pasti hasilnya tidak akan maksimal jika Bapenda ditinggalkan sosok Ahmad Sobari”. Ucap H Endang.

Hal senada dituturkan pensiunan ASN pejabat senior mantan Plt Sekda Subang, DR H Komir Bastaman ,yang menyayangkan bupati H Ruhimat memutasikan sosok H Ahmad Sobari ke jabatan yang bukan ahlinya menjadi Asda  di Bulan Februari 2022 lalu. “ Saya tahu persis kapasitas H Ahmad Sobari sejak saya aktif dibeberapa jabatan sampai menjadi Plt Sekda. Sosok Ahmad Sobari walaupun basicnya bukan dari ahli keuangan tapi sangat ahli soal keuangan.  bahkan saya punya nilai plusnya terhadap beliau (Ahmad Sobari) yaitu  sosok yang ahli solusi” Tandas DR H Komir

Sayangnya bupati Subang H Ruhimat belum bisa dimintai pendapatnya , karena saat dihubungi metrobuana.co.id Selasa (6/9) melalui sambungan telepon pribadinya diketahui tidak aktif  (dadang metro)

\ Get the latest news /