Subang, Metrobuana – Dalam rangka memastikan situasi dan kebutuhan masyarakat di daerah terdampak banjir dan Rob, Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita kembali meninjau lokasi terdampak di Dusun Mulyasari Rt 018/004 Desa Anggasari Kec. Sukasari. Sabtu, 31/01/2026
Berbagai upaya kolektif kolegial dilakukan dengan sigap, dari peninjauan lokasi, pendataan yang akurat, rapat koordinasi lintas sektor, distribusi kebutuhan pokok, hingga sampai stand by di Posko Bersama Banjir Pantura. Semua hanya untuk memastikan wilayah terdampak banjir dan rob di wilayah pantura ditangani baik.
Kehadiran Bupati Subang ditengah masyarakat Dusun mulyasari Desa Anggasari- Sukasari disambut hangat penuh harap, agar persoalan yang dihadapi terus diurai sesuai perencanaan dari hulu sampai hilir.
Ditengah rendaman air rob yang terhubung ke Desa Sukamaju Kec. Sukasari, Kepala Desa Anggasari Sukendi mengungkapkan bahwa jumlah masyarakat terdampak berjumlah 650 Kepala Keluarga (KK)
“Ini luapan kali kamal dan air laut, sejak tahun 2020 seringkali rob”
Sementara itu Bupati Subang meyampaikan bahwa persoalan rob merupakan suatu yang kompleks dan perlu upaya kolaborasi, termasuk intervensi pemerintah pusat yang memiliki legal standing dan kewenangan utama atas pengelolaan sumber daya air
“Kami konsern untuk terus mempush pemerintah pusat agar bisa berupaya untuk sesegera mungkin memberikan solusi untuk masyarakat kai khususnya yang ada di pantura”
Tidak hanya itu, Kang Rey memastikan kedepan tidak terjadi lagi banjir dan rab sehingga formula penuntasannya diupayakan termsuk normalisasi di beberapa titik yang berpotensi terjadi luapan ketika musim penghujan.
“Normalisasi sedang kita upayakan, kita sedang mengajukan kepada BBWS dari kemarin, semoga segera bisa ditindaklanjut” tegasnya
Selanjutya Kang Rey memastikan kehadirannya ditengah masyarakat terdampak banjir dan rob adalah upaya menghadirkan pelayanan pemerintah daerah berjalan optimal dan berdampak untuk masyarakat
“Pemerintah hadir bukan untuk seremonial, bukan pencitraan, tapi pemerintah hadir untuk pelayanan, walaupun saya belum datang tapi berasnya sudah datang duluan.” (Red)




