Subang, Metrobuana —Bupati Subang Reynaldy Putra Andita laksanakan rapat percepatn penanganan bencana banjir Subang Pantura, pada Jumat (30/01) di Posko Gabungan Bencana Banjir Kabupaten Subang, Kantor Kecamatan Pamanukan.
Rapat tersebut dibuka oleh Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Drs. R. Memet Hikmat, MW.,CGCAE dan diawali dengan laporan Asisten Daerah bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Rahmat Effendi, S.Sos.,M.Si yang menyatakan penanganan banjir pantura dilakukan dengan kolaborasi seluruh pihak sebagai upaya memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat terdampak.
Rapat tersebut diikuti oleh Kepala OPD dan 8 Camat dari wilayah terdampak yaitu Camat Pamanukan, Pusakajaya, Pusakanagara, Sukasari, Blanakan, Legonkulon, Compreng, dan Ciasem untuk mendengar secara langsung kondisi terkini banjir di masing-masing wilayah sekaligus agar para Camat dapat memberi masukan dalam penanganan banjir.
Pada kesempatan tersebut 8 Camat yang hadir memberi gambaran terkait kondisi terkini termasuk pasokan logistik, titik pengungsian apabila diperlukan, hingga kondisi masyarakat.
Kang Rey dalam arahannya menekankan beberapa hal krusial diantaranya suplai makanan, obat-obatan, dokter jaga, dan dinamika lapangan yang menurut Kang Rey tidka bisa dihindarkan salah satunya banyak masyarakat yang enggan dievakuasi namun kepada Camat Kang Rey mengistruksikan agar tetap memantau kondisi masyarakat yang bertahan di tempat tinggal terutama kelompok rentan.
“Tetap pantau masyarakat terdampak apalagi kelompok rentan,”
Selain kepada Camat Kang Rey dalam rapat percepatan tersebut juga memotong alur birokrasi dengan beberapa kali menelpon beberapa pihak untuk ikut membantu penamganan banjir pantura, salah satunya Korwil SPPG Kabupaten Subang agar ikut memberi bantuan bagi masyarakat.
“SPPG di Kabupaten Subang bisa ikut membantu dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak,”
Kepada seluruh petugas lapangan Kang Rey menghaturkan apresiasi dan terima kasih dan berpesan agar tetap melayani masyarakat dengan baik meskipun di tengah kelelahan badan dan pikiran.
“Yang kita urus ini masyarakat kita tolong tetap layani dengan baik. Perlakukan masyarakat dengan sebaik mungkin, meskipun sudah capek tetap jaga terus cara kita melayani masyarakat,”
Terakhir Kang Rey tidak hanya menekankan strategi ketika banjir namun juga pasca banjir salah satunya dengan mengistruksikan secara langsung Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang agar segera mendata sawah yang terendam agar dapat segera diajukan ke Kementerian Pertanian agar produksi padi Kabupaten Subang tetap aman.
“Jangan sampai produksi padi kira menurun akibat banjir ini.” (Reza/Prokompim/Red)




